Oleh : NN (Santri Mayak)
Pelangi Putri Cahyani itulah namaku entah nama pemberian orang tuaku atau bunda panti yng selama ini telah membesarkanku hingga sekarang.Walaupun aku yatim piatu aku masih punya kakak namanya “Bintang “.kata bunda aku dan bintang ditemukan sedang menangisi ayah dan ibu yang sudah meninggal akibat kecelakaan .aku dan bintang saat itu masih kecil dan tak tahu apa-apa dan karena tak satu orang pun yang mengetahui keluargaku akhirnya Bunda membawa kami kepanti asuhan miliknya .Walaupun begitu aku masih tetap bersyukur kepada Allah karena aku masih diberi umur panjang untuk terus beribah kepada-Nya.
Hari ini adalah hari terakhirku bersama bintang .Bintang akan diadopsi oleh orang kaya yang menyayanginya.saat aku dengar kabar itu akun terkejut bagai petir yang menyambar tubuhku hingga tek tersisa .Tapi aku tidak boleh egois .aku ingin melihat Bintang bahagia dengan Keluarga barunya.
“Pelangi ,pokoknya aku tidak ingin meninggalkan kamu .aku ingin terus menjagamu dan melindungimu ,”kata Bintang sambil memegang pundakku .
“Bintang dengarkan aku !kesempatan ini hanya datang satu kali .bukankah kau ingin merasakan punya keluarga ?aku mohon Bintang demi aku dan dirimu sendiri, “
Kataku terus mendorongnya .Ku mulai membelakangi Bintang untuk Menyembunyikan wajahku yang terus membendung Air mataku.
“Baiklah pelangi ,tapi aku berjanji untuk terus mengunjungimu, “ kata Bintang .
“Ya,aku terus menunggumu,”kataku sambil memeluknya dan tanpa terasa air mataku jatuh juga .
Bulan berganti bulan ,aku terus menunggu kadatngan Bintang ,tapi tak kunjung datang .Aku terus berdo’a kepada Allah agar aku bisa bertemu dengan Bintang .tapi keadaannya berbalik ,aku akan diadopsi oleh Nyonya besar yang benar –benar menyanyangiku .sempat terjadi pertentangan dalam hatiku,tapi akhirnya demi bunda ku yang terus mendorongku ,Akhitnya ak menerimanya .tapi aku yakin Bintang akan menepati janjinya .Ternyata selain punya mama baru aku juga punya kakak namanya kak Fandi yang mengingatkanku pada Bintang kakakku sendiri.Entah mengapa fandi begitu menunjukan sikap dingin kapadaku,tapi aku terus berusaha bersabar .Akupun disekolahkan di SMA yang sama dengan kak Fandi .mamapun menyuruh kak Fandi mengajakku berangkat sekolah bersama .
“Hei ,jngan pikir kamu bisa merebut mama dariku, “kata fandi mengancam
“Kak,kok bicaranya seperti itu ?pelangi tidk bermaksud …..,”kataku terpotong. “Alasan !dan harus perli kau ingat ,saat nanti disekolah kamu tidak boleh bilang kalau kamu adalah adik angkatku dan tinggal serumah denganku,kamu Ngerti!”bentak kak Fandi .
“baik kak……..,”kataku singkat
“ya Allah mengapa kak fandi begitu benci sekali padaku ,”kataku dalam hati sambil memalingkan pandanganku kesamping.
Disekolahpun kami hanya diam tanpa mengeluarkan kata sedikitpun apalagi senyumpun tidak .Hanyalah mamalah yang memahami dan menyanyangiku seperti anak kandungnya sendiri .Alhmdulillah secercah cahaya Hidayah dari Allah turun menerangi hati mama .Mama yang dulu belum begitu mengenal jauh tentang agama Islam dan amalannya,sekarang sedikit demi sedikit mama mulai memahami indahnya islam .bahkan akupun mengajari mama untuk sholat ,puasa dan lain –lain ..Sedangkan kak fandi semakin hari kelakuannya semakin brutal,segala nasehat telah ku lontarkan tapi tak sedikitpun yang dihiraukan .akhirnya hidayah dari Allah turun .saat kak fandi ikut balpn liar ,diapun mengalami kecelakaan dan keadaannya sangat parah .sudah dua hari kak Fandi koma,tapi Allah masih memberi kesempatan kak Fandi untuk bertaubat .
“Kak! Allah masih sayang sama kak Fandi ,Allah inin kak fandi bertaubat kembali kejalan kebenaran .dan perlu kakak tahu ,mama terus menagis selama kak Fandi koma itu bukti kalau mama juga sayang kak fandi melebihi Pelangi ,”kataku sambil duduk di samping ranjang tidurnya .
“Pelangi,maafkan kak fandi ,selama ini selalu jahat sama kamu ,“
“ya ..kak …’jawabku singkat dan tersenyum kecil.
“Mama…..maafkan Fandi ma…!fandi berjanji akn berubah ,fandi tidak ingin membuat mama menangis lagi,” kat Fandi sambil memeluk mama dan air mata yang tak bisa terbendung lagi .
“Ya Fandi ,mama maafkan ,tapi kamu harus ingat mama sangat sayang sama kamu melebihi siapapun .“kata mama.
“Alhamdulillah ,ya Allah Engekau telah membukakan mata hati mama dan kak Fandi.Akhirnya aku mulai mengajarinya tentang agama dan diapun cepat memahaminya.Pada suatu hari betapa terkejutnya aku saat Bintang datang kerumah .perasaanku bercampur antara menangin sedih dan bingung .Ternyata Bintang adalah teman sekelas kak Fandi .Saat kak Fandi pergi mengambil sesuatu aku pun mulai berbicara dengan Bintang.
“Bintang ,kenapa semudah itu kau lupakan janjimu ? Kenapa kau menghilang tanpa memberi kabar sedikitpun Bintang kenapa ? “kataku smbil memukul kecil tubuh kekarnya dan Bintang pun memegang tanganku .
“pelangi maafkan aku ,karena selama ini aku tudak mengunjungimu itu semua karena dilarang sama mama dan papaku untuk berhubungan dengan kehidupanku dulu.mereka tidak ingin malu punya anak seperti aku .bahkan aku disekap dikamar agar aku tidak pergi menemuimu.saat kucoba tuk kbur semuanya telah terlambat,ternyata kamu sudah diadposi oleh orang lain dan bunda sendiri tidak tahu persis alamat rumah barumu.Ku mohon mengertilah ,Pelangi .”sambil memegang tanganku.
“Bintang berjanjilah kau tidak akan meninggalkan aku lagi !”katakusambil memeluk Bintang dengan butiran air mata yang menetes di pipiku.
“Ukh….Ukhuk….”terdengar kak Fandi batuk dan memandangi kami ,dan kamipun mulai menjauhkan diri masing –masing .
“kalian sudah kenal ?”kata kak Fandi.
“Oh ….ya Pelangi adalah ………”kata Bintang ,tapi kucoba untuk memotong percakapannya .
“Bintang temanku waktu dipanti dulu ,kami baru bertemu setelah sekian lama berpisah dan Alhamdulillah kita bisa bertemu disini ,”kataku menjelaskan.
“Oh …Begitu,”kata fandi sambil menatapku tajam seakan tidak suka dengan kedekatanku pada Bintang .
“maafkan Kak pelangi bohong,Pelangi tidak ingin semua tahu kalau Pelangi adalah adik kak Bintang .Mama dan papa Bintang pastitidak ingin melihat kami bersama untuk itu aku menyembunyikan ini semua ,”kataku dalam hati .
Enth tiap hari kesehatanku semakin memburuk .Aku sering pusing dan pingsan secara tiba-tiba .bahkan nilai sekolahku Anjlok,sepertinya aku sulit sekali memahami pelajaran ,tapi kak Fandi selalu membantuku dalam belajar dan kak bintang selalu menyemangatiku .Karena mama khawatir akan keadaanku akhirnya mama membawa aku periksa ke dokter .Waktu terasa terhenti saat kudengar hasil rongsenku.Aku positif Kanker Otak Stadium Akhir yang mungkin waktuku tak lama lagi .mamapun tak kuasa menahan tangisnya tapi aku berpesan pada untuk tidak mengatakan ini kepada kak Fandi .aku tidak ingin melihat kak Fandi Sedih dan Khawatr apalag sebentar lagi dia akan UNAS .Aku tidak ingin menjadi beban buat kak Fandi .
Aku coba untuk tegar dan tersenyum walaupun penyaitku yang terus menggerogoti otakku.lama kelamaan Bintangpun tahu penyakitku dan aku juga tidak ingin Bintang mengatakan semuanya pada kak Fandi .Uang pengobatan terus mengalir dan rambutku sedikit demi sedikit rontok .Ya Allah mungkn hidupku hany tinggal menghitung jari ? kadekatanku dengan Bintang membuat sikap kak Fandi berubah ,entah apa yang terjadi ,padahal dalam hatiku aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersama kak Fandi.Ya...Allah entah perasaan cinta ataukah sekedar rasa sayang adik kepada kakaknya.Tiap aku didekatnya hatiku berdegup kencang dan terasa damai nan bahagia .
“Ma…mama tuh manjain Pelangi ,mama keluarkan uang banyak hanya untuk hura –hura pelangi .mungkin buat kencan dengan bintang ?Aku kecewa padamu Pelangi ternyata kamu memanfaatkan kebaikan kami Cuma untuk kepentingan pribadimu.
“Plak……..! Hentikan Fandi ,kau tidak pantas bicara seperti itu ,”mama marah hingga tamparan mama menhujan di pipi fandi .
Kak Fandi menatapku tajam dan sangat dingin dan langsung melewatiku dan mama tanpa sepatah katapun.Aku sendiri masih menangis di pelikan mama.Aku merasa tubuhku sangat lemah ,mataku berkunang-kunang ,pandanganku kabur dan hidungku pun mengeluarkan darah tiba –tiba saja “BRUUK” aku jatuh pingsan .Setelah beberapa lama kemudian aku tersadar ,kulihat ruangan yang begitu asing dan infuse yang menggantung disampngku.Ya aku baru sadar aku berada di rumah Sakit.Kulihat Bintang berdiri didepan ku bersama mama ,dan kak Fandi yang duduk disampingku sambil memegang tanganku .Kulihat wajah kak Fandi memar,Aku tahu itu pasti ulah kak Bintang dan berarti kak Fendi sudah mengetahui semuanya ,tentang Kak Bintang dan Penyakitku .Ucapan seribu maaf terlntar dari mulut kak Fadi Kucoba tersenyum dan memaafkankannya.Entah kenapa aku ingin melihat Pelngi di bukit belakang pnti ,kua ajak kak Fandi untuk menemaniku melihatnya ,tak lupa ali neminta izin pada mama dan kak Bintang .
“kak Fandi tahu kenapa namaku Pelangi ?”kataku dengan suara lemah .
“Tidak “jawabnya singkat
Karena aku suka pelangi aku ingin menjadi pelangi yang menampakan kilauan warna saat di langit mendung ,kilauan cahaya yang memecah kegelapan dan menembus tetesan air hujan .kak fandi tahu nggak hari ini ulang tahunku lho? Saat pelangi menampakan sinarnya berarti itu adalah hari ulang tahunku .
“Berarti ini ulang tahunmu kan Pelangi ?”Baiklah kak Fandi akan beri sesuatu ,”katanya sambil merangkai rumput kering menjadi sebuah cincin dan memakaikannya padaku .
“Palangi selamat Ulang Tahun ya ! sebenarnya dari dulu aku ingin menyatakan kalau kak fandi sayamg dan Cinta sama Pelangi .Makanya kak Fandi selalu cemburu ketika kau dekat dengan Bintang ,”katanya jelas.
“Kak ,Asal kakak tahu aku juga menganggap kakak lebih dari seorang kakak tapi semuanya telah terlambat kak.…. ,”kataku tegas.
“ Sssst, kau tidak boleh bicara seperti itu, aku menyayangimu apa adanya tidak ada kata terlambat bagiku,” kata Kak Fandi meletakkan tangannya ke bibirku.
“ Terima kasih kak, kataku senang tapi pandanganku mulai kabur. Cahaya pelangi mulai pudar seakan semua berubah menjadi putih. Sempat kulihat ada 2 orang memakai jubah putih dengan sinar yang menyilaukan menghampiriku. Aku semakin takut. Dalam hati aku berkata: “ Kak, aku takut, bolehkah aku tidur dipangkuanmu?”
“ Iya…”, katanya sambil menidurkan aku dipahanya.
“ Kakak berjanjilah padaku, jalani hidup kakak dengan baik, tetap berusaha untuk mencari kebenaran yang haqiqi dalam agama islam. Tolong jaga mamam dan bintang, katakan pada bintang kalau aku tidak bisa menepati janjiku un tuk menemaninya,”kataku sambil memejamkan mata.
“Iya Pelangi, aku janji. Pelangi…! Lihat pelanginya mulai hilang,” katanya sambil menggoyangkan tubuhku, tapi aku tak bangun juga.
“ Begitu sulit aku untuk bangun tiba-tiba saja aku terhempas dari tubuhku, ku raih Kak Fandi tapi tetap tak bisa tersentuh. Ya Allah apa aku sudah mati? Ku lihat Kak Fandi mulai panik.
“ Pelangi………Pelangi………….. bangun! Pelangi jangan tinggalkan kakak!” teriak Kak Fandisambil memeluk tubuhku dan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya.
“ Maafkan aku, Kak Fandi, mama, Bintang selamat tinggal semuanya. Pelangi sayang sama kalian,”kataku sambil pergi bersama 2 orang berjubah putih terbang ke langit. Ku lihat cahaya putih menerangi jalanku menuju langit. Walaupun begitu aku masih bisa tersenyum tenang. Aku pergi bersama hilangnya kilauan cahaya pelangi terakhirku.
Pages
KILAU PELANGI TERAKHIRKU
Diposting oleh hamdan el sholih Label: kumpulan cerpen islami
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar
silahkan beri komentar postingan ini,oke?